BEDUG DAN ISLAM DI INDONESIA
A.Pendahuluan
Begitu kental bedug Masjid dan Islam di tanah air (Indonesia). Karenanya orang pada umumnya menyangka bahwa itu adalah warisan dari Islam. Jika Masjid tidak didapatkan bedug rasanya kurang sedap, suatu realita dalam kehidupan beragama Islam. Hampir setiap Masjid ditemukan ada bedugnya, kecuali Masjid kantor.
Seiring dengan perkembangan zaman orang mulai kritis, dan bertanya, “apakah bedug ajaran islam atau budaya?” Dari sikap seperti ini ada orang yang secara terang-terangan berkata “bahwa bedug merupakan pekerjaan bid’ah” di sisilain ada orang yang mempertahankan bedug bahkan dia beranggapan bahwa bedug adalah agama.
Yang sangat terasa pada bulan puasa bedug menggema bertalu-talu, ketika puasa telah tiba, seakan menghiasi bulan ramadhan. Orang tidak perlu bertanya apakah ini bulan puasa? Sebab suara bedug sudah mewakili. Bedug dan puasa ini sering berjalan berbarengan tidak dapat dipisahkan, laksana sendok dan garpu, mobil dan bensin, suami dan istri. Itulah realita yang ada.
Di manapun di Indonesia bedug ini identik dengan puasa atau puasa identik dengan bedug. Lahir satu pertanyaan, lebih dahulu mana antara bedug dan puasa? Setiap orang islam tentu akan berkata, ”pasti duluan puasa” karena puasa sejak zaman rasul, sementara bedug lahir sejak zaman wali songo. Pertayaan kedua, kenapa bedug bisa masuk pada bulan puasa? Inilah yang perlu kita tahu.
Bedug adalah sebuah kayu yang bolong tengahnya yang bagian depannya ditutup kulit binatang. Kapan lahirnya bedung dan untuk apa? Pertanyaan ini yang selalu menggelitik hati penulis.
Peryataan-peryataan di atas membuat penulis terusik ingin meneliti lebih jauh tentang bedug. Ini tentunya sangat relevan dihidangkan pada para pembaca yang ingin tahu kedudukan bedug.
B. Sikap masyarakat
Merasa sejak dulu bedug sudah ada di Masjid, dan para orang tua sering memaksimalkan dalam menggunakan bedug pada bulan puasa, maka generasi berikutnya tidak ada rasa enggan dan bersalah memukul bedug seenaknya. Seusai shalat tarawih orang memukul bedug, tidak perduli orang sekitar terganggu atau tidak. Yang lebih parah di siang hari ketika orang sedang melaksanakan puasa. Yang memukul bedug merasa bahwa perkerjaannya adalah islami. Di sisi lain bayak masyarakat awam yang tidak mengerti agama, efeknya dia tidak sanggup untuk melarang memukul bedug.
Lewat tulisan ini saya ingin mengupas tuntas tentang bedug, dengan harapan masyarakat dapat melihat bedug dengan proporsional. Yang pada gilirannya tahu kapan seharusnya bedug digunakan.
C. Sejarah bedug
Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atau sembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.
1.Beberapa persi sejarah bedug
Bedug sebenarnya berasal dari India dan Cina. Berdasarkan legenda Cheng Ho dari Cina, ketika Laksamana Cheng Ho datang ke Semarang, mereka disambut baik oleh Raja Jawa pada masa itu. Kemudian, ketika Cheng Ho hendak pergi, dan hendak memberikan hadiah, raja dari Semarang mengatakan bahwa dirinya hanya ingin mendengarkan suara bedug dari masjid. Sejak itulah, bedug kemudian menjadi bagian dari masjid, seperti di negara Cina, Korea dan Jepang, yang memposisikan bedug di kuil-kuil sebagai alat komunikasi ritual keagamaan. Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengani waktu shalat atau sembahyang. Saat Orba berkuasa bedug pernah dikeluarkan dari surau dan mesjid karena mengandung unsur-unsur non-Islam. Bedug digantikan oleh pengeras suara. Hal itu dilakukan oleh kaum Islam modernis, namun warga NU melakukan perlawanan sehingga sampai sekarang dapat terlihat masih banyak masjid yang mempertahankan bedug.
2. Fungsi bedug
• Fungsi sosial : bedug berfungsi sebagai alat komunikasi atau petanda kegiatan masyarakat, mulai dari ibadah, petanda bahaya, hingga petanda berkumpulnya sebuah komuntas.
• Fungsi estetika : bedug berfungsi dalam pengembangan dunia kreatif, konsep, dan budaya material musikal.
3. Cara pembuatan bedug sederhana
Pada awalnya, kambing atau sapi dikuliti. Kulit hewan yang biasa dibuat sebagai bahan baku bedug antara lain kulit kambing, sapi, kerbau, dan banteng. Kulit sapi putih memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kulit sapi coklat. Sebab, kulit sapi putih lebih tebal daripada kulit sapi coklat, sehingga bunyi yang dihasilkannya akan berbeda disamping, keawetannya yang lebih rendah. Kemudian, kulit tersebut direndam ke dalam air detergen sekitar 5-10 menit. Jangan terlalu lama agar tidak rusak. Lalu, kulit dijemur dengan cara dipanteng (digelar) supaya tidak mengerut. Setelah kering, diukur diameter kayu yang sudah dicat dan akan dibuat bedug. Seteleh selesai diukur, kulit tersebut dipasangkan pada kayu bonggol kayu yang sudah disiapkan. Proses penyatuan kulit hewan dengan kayu dilakukan dengan paku dan beberapa tali-temali.
4. Permainan Bedug (Seni Ngadulag)
Seni ngadulag berasal dari daerah Jawa Barat. Pada dasarnya, bedug memiliki fungsi yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Namun, tabuhan bedug di tiap-tiap daerah memiliki perbedaan dengan daerah lainnya, sehingga menjadikannya khas. Sehingga lahirlah sebuah istilah “Ngadulag” yang menunjuk pada sebuah keterampilan menabuh bedug. Kini keterampilan menabuh bedug telah menjadi bentuk seni yang mandiri yaitu seni Ngadulag (permainan bedug). Di daerah Bojonglopang, Sukabumi, seni ngadulag telah menjadi sebuah kompetisi untuk mendapatkan penabuh bedug terbaik. Kompetisi terbagi menjadi 2 kategori, yaitu keindahan dan ketahanan. Keindahan mengutamakan irama dan ritme tabuhan bedug, sedangkan ketahanan mengutamakan daya tahan menabuh atau seberapa lama kekuatan menabuh bedug. Kompetisi ini diikuti oleh laki-laki dan perempuan. Dari permainan inilah seni menabuh bedug mengalami perkembangan. Dahulu, peralatan seni menabuh bedug hanya terdiri dari bedug, kohkol, dan terompet. Tapi kini peralatannya pun mengalami perkembangan. Selain yang telah disebutkan di atas, menabuh bedug kini juga dilengkapi dengan alat-alat musik seperti gitar, keyboard, dan simbal.
5. Bedug terbesar di dunia
Bedug terbesar di dunia berada di dalam Masjid Darul Muttaqien, Purworejo. Bedug ini merupakan karya besar umat Islam yang pembuatannya diperintahkan oleh Adipati Tjokronagoro I, Bupati Purworejo pertama. dibuat pada tahun 1762 Jawa atau 1834 M. Dan diberi nama Kyai Begelan. Ukuran atau spesifikasi bedug ini adalah : Panjang 292 cm, keliling bagian depan 601 cm, keliling bagian belakang 564 cm, diameter bagian depan 194 cm, diameter bagian belakang 180 cm. Bagian yang ditabuh dari bedug ini dibuat dari kulit banteng. Bedug raksasa ini dirancang sebagai “sarana komunikasi” untuk mengundang jamaah hingga terdengar sejauh-jauhnya lewat tabuhan bedug sebagai tanda waktu sholat menjelang adzan dikumandangkan.
6.Persi lain
Berasal dari China, namun belum ada penelitian yang memastikan dari mana sesungguhnya asal-usul bedug. Tapi, sebagian tokoh agama dan masyarakat yakin, tabuhan besar itu berasal dari China. Wali Sanga (sembilan ulama) pendakwah Islam di Jawa memanfaatkan bedug untuk kepentingan ibadah di Masjid-masjid.
Menurut etnomusikolog Rizaldi Siagian, sebenarnya tradisi tabuhan besar dari kulit merupakan budaya tua yang sudah tumbuh lama di sebagian Nusantara. Di Nias, ada bedug besar yang disimpan di rumah adat, yang disebut fondahi. Di Mandailing, ada tabuhan besar yang disebut tabu yang disimpan di gordang sambilang untuk upacara adat. Tradisi serupa juga berkembang, di Minangkabau.
"Khusus soal bedug, memang banyak yang menduga berasal dari China. Kata bedug itu sendiri termasuk terminologi Jawa," katanya.
Spekulasi yang santer, kemungkinan besar bedug masuk bersama penjelajahan Cheng Ho, seorang laksamana dari Provinsi Yunnan, China, pada masa Dinasti Ming, yang mengunjungi beberapa wilayah Nusantara sekitar abad ke-15 Masehi. Di negeri asalnya, alat musik itu jadi sarana untuk mengumpulkan massa atau mengiringi ritual keagamaan.
Legenda yang beredar di masyarakat menceritakan, Wali Sanga mengambil bedug untuk digantung di masjid atau surau. Alat itu kemudian ditabuh lima kali sehari untuk mengumumkan awal waktu shalat. Pada perkembangan berikutnya, bedug semakin lekat dengan masjid atau surau dan dipakai untuk menandai berbagai peristiwa penting keagamaan lain, terutama menyambut Ramadhan dan Idul Fitri.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat menengarai, kepercayaan masyarakat itu sangat mungkin benar terjadi karena beberapa elemen lain dalam masjid juga diadopsi dari luar budaya Islam. Menara masjid, misalnya, diduga berasal dari tempat pemujaan Dewa Api dalam tradisi agama Majusi. Saat Islam datang, menara itu diambil dan dialihkan fungsinya menjadi tempat azan dan landmark bangunan ibadah.
Demikian pula kubah yang diperkirakan juga bukan dari Arab, tapi dari Romawi. Kubah dipadukan dalam masjid agar suara orang yang beribadah jadi lebih bergema dan lengkungan atap untuk ventilasi udara agar lebih segar. Adopsi budaya ini menghasilkan identifikasi yang unik. Jika gereja identik dengan lonceng, maka masjid identik dengan bedug.
"Bedug merupakan kearifan para wali dalam berdakwah, jadi ikon kreasi budaya Islam yang cerdas. Semua itu menunjukkan, Islam punya semangat yang terbuka, inklusif, dan budayanya bersifat hybrid alias campuran," katanya.
D. Tanggapan
Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat dan menarik satu kesimpulan, bahwa bedug bukan ajaran dan warisan islam, tetapi oleh ulama dijadikan media dakwah pada masa itu. Karena bukan warisan islam maka kita generasi pelanjut harus dapat memposisikan bedug.
Tujuan wali para wali bedug di masjid untuk menarik jamaah melaksanakan ibadah. Namun sekarang sudah mengalami penggeseran dari motif awal, yaitu dengan cara bedug dibawa keluar masjid, sehingga masjid tetap sepi dan memukul bedug semakin semangat.
Sabtu, 28 Agustus 2010
Rabu, 30 Juni 2010
Senin, 21 Juni 2010
Dajal Intelektual
Masyarakat terbagi kedalam tiga golongan; ada masyarakat spritualis, masyarakat rasionalis, dan masyarakat matrealis. Masyarakat spritualis lebih mengedepankan pendidikan daripada yang lainnya. Rasionalis segala diukur dengan rasio. Matrealis tolak ukunya materi.
Penyakit yang meraksuki masyarakat pada umumnya adalah matrealis. Virus ini menyebar ke-seluruh lapisan dan tingkatan masyarakat. Dari jiwa matrealis terwujud masyarakat yang matrealis. Jika kondisi seperti ini sudah terjadi, sebentar lagi kehancuran di depan kita, bangsa Indonesia.
Anak negeri sejak lahir sudah dibentuk jiwanya untuk jadi Pegawai Negeri (PN). Sehingga jika sekolah yang begitu tinggi tidak dapat meraih PN, dianggap tidak ada artinya. Disadari atau tidak virus ini sudah menyebar di sekitar kita. Yang ada di benaknya sekolah sama dengan ijazah, ijazah sama dengan lapangan kerja, dan lapangan kerja sama dengan kemakmuran.
Bayak ditemukan, slogan-slogan, “buat apa kuliah kalau tidak jadi Pegawai Negeri”. Ini adalah sifat dajal, kenapa? Karena dajal digambarkan bermata satu, dan orang yang melihat jalan rizqi hanya dengan PN saja adalah dajal, dia bermata satu. Dari sisi akidah sikap seperti ini termasuk syirik khafi (samar).
Jika melanjutkan pendidikan yang lebih tinggipun orientasinya hanya materi belaka. Berbagai manipulasi dikerjakanya, tidak perduli dengan kualitas dirinya. Meyedihkan memang para pejuang terdahulu telah menghantarkan kita kegerbang pintu kemerdekaan dengan susah payah. Namun kita sebagai penerus malah banyak curang.
Relevansi dengan dunia pendidikan yang ada di Indonesia. Para guru sudah mulai menjadi dajal, dengan kedok intelektual. Banyak guru-guru mencari selembar keretas untuk dijadikan bukti, sebagai poin sertifikasi, demi materi yang bergelimang. Pemerintah juga kesulitan untuk mengetahui mana guru berkualitas dan tidak. Di sisi lain pemerintah salah sistem; guru kimia bukan ahli kmia, guru fisika bukan ahli fisika, dan guru agama bukan ahli agama. Bahkan memilukan banyak guru agama yang tidak bisa baca tulis al-Quran. Mau dibawa kemana muridnya.
Realita di lapangan sarjana pendidikan kaya akan metode tetapi sepi ilmu. Sementara sarjana non pendidikan kaya materi tetapi sepi metode. Jika pemerintah mau, harusnya sajana penuh tetapi berikan buku panduan mendidik. Itu tentu lebih mengena.
Yang menyedihkan lagi bayak para guru yang gaptek. Saya tidak habis fakir, bagaimana dia membuat skripsi. Bangkitlah wahai Indonesia. Coba kaji lebih jauh tentang yang menyangkut pendidikan. Dengan harapan tidak menjadi dajal intelektual.
Pemerintah, sekarang berusaha mensejahtrakan para pendidik, tetapi pemerintah juga harus selektif terhadap para pendidik, jangan hanya bukti di atas kertas. Mungkin lebih ketat dibandingkan dengan memilih karyawan atau pegawai. Karena para pendidiklah yang akan memberi warna terhadap negeri ini.
“Seorang pendidik harus spritualis,dan pemerintah harus tahu kebutuhan pendidik”
“Baru ok”
Penyakit yang meraksuki masyarakat pada umumnya adalah matrealis. Virus ini menyebar ke-seluruh lapisan dan tingkatan masyarakat. Dari jiwa matrealis terwujud masyarakat yang matrealis. Jika kondisi seperti ini sudah terjadi, sebentar lagi kehancuran di depan kita, bangsa Indonesia.
Anak negeri sejak lahir sudah dibentuk jiwanya untuk jadi Pegawai Negeri (PN). Sehingga jika sekolah yang begitu tinggi tidak dapat meraih PN, dianggap tidak ada artinya. Disadari atau tidak virus ini sudah menyebar di sekitar kita. Yang ada di benaknya sekolah sama dengan ijazah, ijazah sama dengan lapangan kerja, dan lapangan kerja sama dengan kemakmuran.
Bayak ditemukan, slogan-slogan, “buat apa kuliah kalau tidak jadi Pegawai Negeri”. Ini adalah sifat dajal, kenapa? Karena dajal digambarkan bermata satu, dan orang yang melihat jalan rizqi hanya dengan PN saja adalah dajal, dia bermata satu. Dari sisi akidah sikap seperti ini termasuk syirik khafi (samar).
Jika melanjutkan pendidikan yang lebih tinggipun orientasinya hanya materi belaka. Berbagai manipulasi dikerjakanya, tidak perduli dengan kualitas dirinya. Meyedihkan memang para pejuang terdahulu telah menghantarkan kita kegerbang pintu kemerdekaan dengan susah payah. Namun kita sebagai penerus malah banyak curang.
Relevansi dengan dunia pendidikan yang ada di Indonesia. Para guru sudah mulai menjadi dajal, dengan kedok intelektual. Banyak guru-guru mencari selembar keretas untuk dijadikan bukti, sebagai poin sertifikasi, demi materi yang bergelimang. Pemerintah juga kesulitan untuk mengetahui mana guru berkualitas dan tidak. Di sisi lain pemerintah salah sistem; guru kimia bukan ahli kmia, guru fisika bukan ahli fisika, dan guru agama bukan ahli agama. Bahkan memilukan banyak guru agama yang tidak bisa baca tulis al-Quran. Mau dibawa kemana muridnya.
Realita di lapangan sarjana pendidikan kaya akan metode tetapi sepi ilmu. Sementara sarjana non pendidikan kaya materi tetapi sepi metode. Jika pemerintah mau, harusnya sajana penuh tetapi berikan buku panduan mendidik. Itu tentu lebih mengena.
Yang menyedihkan lagi bayak para guru yang gaptek. Saya tidak habis fakir, bagaimana dia membuat skripsi. Bangkitlah wahai Indonesia. Coba kaji lebih jauh tentang yang menyangkut pendidikan. Dengan harapan tidak menjadi dajal intelektual.
Pemerintah, sekarang berusaha mensejahtrakan para pendidik, tetapi pemerintah juga harus selektif terhadap para pendidik, jangan hanya bukti di atas kertas. Mungkin lebih ketat dibandingkan dengan memilih karyawan atau pegawai. Karena para pendidiklah yang akan memberi warna terhadap negeri ini.
“Seorang pendidik harus spritualis,dan pemerintah harus tahu kebutuhan pendidik”
“Baru ok”
Minggu, 20 Juni 2010
Selasa, 15 Juni 2010
YAYASAN TRI IMPORMATIKA
YAYASAN TRI IMPORMATIKA
SMK PARUNGPANJANG
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AP KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Aci Dwi Cita 80 Delapan Puluh
2 Ages Priantara 65 Enam puluh Lima
3 Agung L.S 75 Tujuh Puluh Lima
4 Alinda Citra F 70 Tujuh Puluh
5 Ana Selvina 70 Tujuh Puluh
6 Anggi Wulandari 70 Tujuh Puluh
7 Ayu Rahayu 75 Tujuh Puluh Lima
8 Dewi Asmiati 80 Delapan Puluh
9 Dewi Fajriah 80 Delapan Puluh
10 Erbi Sahrul 80 Delapan Puluh
11 Eva Elista 78 Tujuh Puluh Delapan
12 Ferani Kartika 68 Enam Puluh Delapan
13 Fijiawati 78 Tujuh Puluh Delapan
14 Gunawan R 78 Tujuh Puluh Delapan
15 Khairu Nisa 80 Delapan Puluh
16 Khairul Umam 69 Enam Puluh Sembilan
17 Kristiana Sari 70 Tujuh Puluh
18 Kurnia 80 Delapan Puluh
19 Leni Marlina 70 Tujuh Puluh
20 Melani Rahayu 80 Delapan Puluh
21 M. Mukhlis 75 Tujuh Puluh Lima
22 Muslia Weli 82 DelPn Puluh Dua
23 Mustika Ningrum 80 Delapan Puluh
24 Neng Gita A 75 Tujuh Puluh Lima
25 Nesi Sofia 90 Sembilan Puluh
26 Nikmatul Aulia 87 Delapan Puluh Tujuh
27 Nursyamsi H 67 Enam Puluh Tujuh
28 Nurahmi 80 Delapan Puluh
29 Pipin Risky 68 Enam Puluh Delapan
30 Rina Oktapiani
31 Riswan 65 Enam Puluh Lima
32 Riani 68 Enama Puluh Delapan
33 Selviana 69 Enama Puluh Sembilan
34 Siti Jubaedah 65 Enama Puluh Lima
35 Siti Arista 65 Enam Puluh Lima
36 Shahani 67 Enam Puluh Tujuh
37 Tiamutiara 70 Tujuh Puluh
38 Tias Manendra 67 Enam Puluh Tujuh
39 Uais 80 Delapan Puluh
40 Winda Listari 80 Delapan Puluh
41 Lili Indah sari 67 Enam Puluh Tujuh
42 Langgeng K.S 66 Enam Puluh Enam
43 Agung BW 65 Enam Puluh Lima
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AK1 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Adi Sundawa 90 Sembilan Puluh
2 Amdah 65 Enam puluh Lima
3 Anggraeni 80 Delapan Puluh
4 Anis Nuraini 80 Delapan Puluh
5 Ari Subagja 67 Enam Puluh Tujuh
6 Ayu Badriah 67 Enam PuluhTujuh
7 Bakhri Bakhtiar 75 Tujuh Puluh Lima
8 Doni Ardian 80 Delapan Puluh
9 Endang Gunawan 90 Sembilan Puluh
10 Farid Wijaksana 90 Sembilan Puluh
11 Hayati Nufus 80 Tujuh Puluh Delapan
12 Hildawati 80 Delapan Puluh
13 Imas Herliani 65 Enam Puluh Lima
14 Ina Sinawati 67 Enam Puluh Tujuh
15 Indriani Gunawan 68 Enam Puluh Delapan
16 Irma Sriwahyuni 65 Enam Puluh Sembilan
17 Ita Rahmayanti 65 Enam Puluh Lima
18 Khaharuddin 85 Delapan Puluh Lima
19 Listari 93 Sembilan Puluh Tiga
20 M.Arjun F 68 Enam Puluh Delapan
21 M. Satriono 83 Delapan Puluh Lima
22 Mulyadi 93 Sembilan Puluh Tiga
23 Novita Sari 69 Enam Puluh Sembilan
24 Nurahma 79 Tujuh Puluh Sembilan
25 Nursintia Rifai92 90 Sembilan Puluh
26 Pipit Triani 90 Sembilan Puluh
27 Rama Mardianto 65 Enam Puluh Tujuh
28 Rendi Setiawan 92 Sembilan Puluh Dua
29 Rendi Fatonah 70 Tujuh Puluh
30 Retno Sari 70 Tujuh Puluh
31 Risnawati 90 Enam Puluh Lima
32 Robilah 80 Delapan Puluh
33 Sartika Dewi 90 Sembilan Puluh
34 Siti Lomrah 91 65 Enama Puluh Lima
35 Sti Robiah Adawiyah 91 Sembilan Puluh Satu
36 Umaroh 70 Enam Puluh Tujuh
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AK2 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Abdul Muhyi 90
2 Enceng suminta 73
3 Aisatu Hasbiyah 85
4 Aisyatul Hasbiah 75
5 Aisyah 90
7 Ali herman 65
8 Ariful Hasan 65
9 Catur Cahyani Putri 93
10 Eristiani Wulandari 93
11 Habi Hayu an-Nazar 87
12 Iis Nurhayati 91
13 Ilham Hidayat 79
14 Indra Maulana 70
15 Irianti Mahdalena 67
16 Ita Handayani 85
17 Julia Fuji Astuti 70
18 Mardiana 93
19 Melda Yulianti 93
20 Muhammad Iqbal 85
21 Muhammad Syarif 78
22 Mulyadi 78
23 Nasrul Ramdani 67
24 Neneng Sapuroh 80
25 Nilam Sari 75
26 Novi Yanti 70
27 Nurlaila 75
28 Pegi Kurnia Sari 70
29 Rahma Rianti 78
30 Riki 56
31 Rina Marlina 61
32 Rian 61 80
33 Sinta Nuryanti 80
34 Siti Humairah 79
35 Siti Nuraliah 75
36 Siti Saroh 75
37 Vindi Sumar A 80
38 Winingsih 85
39 Wiwi Dewi Yanti 74
40 Yuli Nur Laila 70
41
42
43
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AK KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Abi Mayu 90
2 Al-Furqan 65
3 Ayu Anggraeni 85
4 Ayut Ali Surya 74
5 Deden Hidayat 79
7 Dini Mulyaningsih 79
8 Emilda 79
9 Fadilah 79
10 Hasanah 79
11 Heru 70 75
12 Jaka firmansah 79
13 Kadarsah 70
14 kikimanila 90
15 Ludfi Andayani 90
16 Marlina 70
17 Marfuah N 70
18 M. Amin 65
19 M. Fahmi A 86
20 Nuryana 80
21 Nina Agustin 80
22 Noviani Primujiah 65
23 Nuranggraeni 80
24 Nurul Septiani 65
25 Fitriah 80
26 Puji Lestari 93
27 Rani Puspita Sari 80
28 Ratna NS 67
29 Rika Nurahmadi 83
30 Rizky Wulandari 90
31 Rulina Suciati 79
32 Sari Puji H 93
33 Selvi Noviani 87
34 Sri Nuryanti 79
35 Sudarto 83
36 Vilia Lestari.P 80
37 Yolanda F 90
38 Yuningsih 87
39 Yuyun Yuniar 65
40 Zelin Sutarni 90
41
42
43
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AP-1 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Aliyah 85
2 Anah 87
3 Asyifa 90
4 Ayu Letari 65
5 Ayu Warningsih 83
7 Danang Suseno 90
8 Dina Nuraini 66
9 Erviana 93
10 Esa Anugrah 92
11 Hesti Wulandari 90
12 Ika Nurliana 92
13 Ibnu Aziz 93
14 Intan Haryani 83
15 Isdah 92
16 Zainal Syarifuddin 66
17 Kartika Sari 93
18 Lastri 83
19 Lita Fadilah 65
20 Megawati 81
21 Meli Melisa 81
22 Mira Miharja 85
23 M. Ivan 65
24 Novi Andini 83
25 Nur Hidayah 81
26 Puji Astuti 92
27 Rahma Aji 92
28 Riana 92
29 Saraswati 82
30 Sinta Damayanti 65
31 Suhaldi 65
32 Suhermi 91
33 Susi Andriani 91
34 Tri Wulandari 93
35 Usman Afandi 91
36 Wiliyanti 83
37 Yulianti 91
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AP-2 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Ade Fatmah 82
2 Anis Fitria 65
3 Anisa Regina 90
4 Ari Sundari 93
5 Arya Erlangga 65
7 Budi 84
8 Dian Melinda 65
9 Elisah 56
10 Embang 83
11 Emelia 65
12 Faisal Rijal 92
13 Fajar Yulianto 90
14 Fajar Dina 70
15 Gita Kartika 84
16 Hani Lustiani 67
17 Indriyanti 65
18 Ita Lestari 94
19 Iwan Alamsah 65
20 Lusiyanti 83
21 Nofa Afandi 65
22 Novianti Pertiwi 86
23 Nurhayati 77
24 Nurlelasari 68
25 Mahdalena 65
26 Meli Mulyati 65
27 Mulyana 70
28 Oktaviani 78
29 Pipit Supitri 65
30 Rena Anggraeni 65
31 Reza Rahmadani 84
32 Ria Anggaeni 65
33 Ririn Junika 93
34 Rian Hidayat 65
35 Siti Nurhasanah 84
36 Siti Suhaebah 91
37 Sugiharti 66
38 Supenti 87
39 Malmat Ismawati 65
40 Yuli Yulianti 81
41 Ernih 93
SMK PARUNGPANJANG
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AP KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Aci Dwi Cita 80 Delapan Puluh
2 Ages Priantara 65 Enam puluh Lima
3 Agung L.S 75 Tujuh Puluh Lima
4 Alinda Citra F 70 Tujuh Puluh
5 Ana Selvina 70 Tujuh Puluh
6 Anggi Wulandari 70 Tujuh Puluh
7 Ayu Rahayu 75 Tujuh Puluh Lima
8 Dewi Asmiati 80 Delapan Puluh
9 Dewi Fajriah 80 Delapan Puluh
10 Erbi Sahrul 80 Delapan Puluh
11 Eva Elista 78 Tujuh Puluh Delapan
12 Ferani Kartika 68 Enam Puluh Delapan
13 Fijiawati 78 Tujuh Puluh Delapan
14 Gunawan R 78 Tujuh Puluh Delapan
15 Khairu Nisa 80 Delapan Puluh
16 Khairul Umam 69 Enam Puluh Sembilan
17 Kristiana Sari 70 Tujuh Puluh
18 Kurnia 80 Delapan Puluh
19 Leni Marlina 70 Tujuh Puluh
20 Melani Rahayu 80 Delapan Puluh
21 M. Mukhlis 75 Tujuh Puluh Lima
22 Muslia Weli 82 DelPn Puluh Dua
23 Mustika Ningrum 80 Delapan Puluh
24 Neng Gita A 75 Tujuh Puluh Lima
25 Nesi Sofia 90 Sembilan Puluh
26 Nikmatul Aulia 87 Delapan Puluh Tujuh
27 Nursyamsi H 67 Enam Puluh Tujuh
28 Nurahmi 80 Delapan Puluh
29 Pipin Risky 68 Enam Puluh Delapan
30 Rina Oktapiani
31 Riswan 65 Enam Puluh Lima
32 Riani 68 Enama Puluh Delapan
33 Selviana 69 Enama Puluh Sembilan
34 Siti Jubaedah 65 Enama Puluh Lima
35 Siti Arista 65 Enam Puluh Lima
36 Shahani 67 Enam Puluh Tujuh
37 Tiamutiara 70 Tujuh Puluh
38 Tias Manendra 67 Enam Puluh Tujuh
39 Uais 80 Delapan Puluh
40 Winda Listari 80 Delapan Puluh
41 Lili Indah sari 67 Enam Puluh Tujuh
42 Langgeng K.S 66 Enam Puluh Enam
43 Agung BW 65 Enam Puluh Lima
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AK1 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Adi Sundawa 90 Sembilan Puluh
2 Amdah 65 Enam puluh Lima
3 Anggraeni 80 Delapan Puluh
4 Anis Nuraini 80 Delapan Puluh
5 Ari Subagja 67 Enam Puluh Tujuh
6 Ayu Badriah 67 Enam PuluhTujuh
7 Bakhri Bakhtiar 75 Tujuh Puluh Lima
8 Doni Ardian 80 Delapan Puluh
9 Endang Gunawan 90 Sembilan Puluh
10 Farid Wijaksana 90 Sembilan Puluh
11 Hayati Nufus 80 Tujuh Puluh Delapan
12 Hildawati 80 Delapan Puluh
13 Imas Herliani 65 Enam Puluh Lima
14 Ina Sinawati 67 Enam Puluh Tujuh
15 Indriani Gunawan 68 Enam Puluh Delapan
16 Irma Sriwahyuni 65 Enam Puluh Sembilan
17 Ita Rahmayanti 65 Enam Puluh Lima
18 Khaharuddin 85 Delapan Puluh Lima
19 Listari 93 Sembilan Puluh Tiga
20 M.Arjun F 68 Enam Puluh Delapan
21 M. Satriono 83 Delapan Puluh Lima
22 Mulyadi 93 Sembilan Puluh Tiga
23 Novita Sari 69 Enam Puluh Sembilan
24 Nurahma 79 Tujuh Puluh Sembilan
25 Nursintia Rifai92 90 Sembilan Puluh
26 Pipit Triani 90 Sembilan Puluh
27 Rama Mardianto 65 Enam Puluh Tujuh
28 Rendi Setiawan 92 Sembilan Puluh Dua
29 Rendi Fatonah 70 Tujuh Puluh
30 Retno Sari 70 Tujuh Puluh
31 Risnawati 90 Enam Puluh Lima
32 Robilah 80 Delapan Puluh
33 Sartika Dewi 90 Sembilan Puluh
34 Siti Lomrah 91 65 Enama Puluh Lima
35 Sti Robiah Adawiyah 91 Sembilan Puluh Satu
36 Umaroh 70 Enam Puluh Tujuh
NILAI AGAMA
Nilai KLS X AK2 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Abdul Muhyi 90
2 Enceng suminta 73
3 Aisatu Hasbiyah 85
4 Aisyatul Hasbiah 75
5 Aisyah 90
7 Ali herman 65
8 Ariful Hasan 65
9 Catur Cahyani Putri 93
10 Eristiani Wulandari 93
11 Habi Hayu an-Nazar 87
12 Iis Nurhayati 91
13 Ilham Hidayat 79
14 Indra Maulana 70
15 Irianti Mahdalena 67
16 Ita Handayani 85
17 Julia Fuji Astuti 70
18 Mardiana 93
19 Melda Yulianti 93
20 Muhammad Iqbal 85
21 Muhammad Syarif 78
22 Mulyadi 78
23 Nasrul Ramdani 67
24 Neneng Sapuroh 80
25 Nilam Sari 75
26 Novi Yanti 70
27 Nurlaila 75
28 Pegi Kurnia Sari 70
29 Rahma Rianti 78
30 Riki 56
31 Rina Marlina 61
32 Rian 61 80
33 Sinta Nuryanti 80
34 Siti Humairah 79
35 Siti Nuraliah 75
36 Siti Saroh 75
37 Vindi Sumar A 80
38 Winingsih 85
39 Wiwi Dewi Yanti 74
40 Yuli Nur Laila 70
41
42
43
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AK KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Abi Mayu 90
2 Al-Furqan 65
3 Ayu Anggraeni 85
4 Ayut Ali Surya 74
5 Deden Hidayat 79
7 Dini Mulyaningsih 79
8 Emilda 79
9 Fadilah 79
10 Hasanah 79
11 Heru 70 75
12 Jaka firmansah 79
13 Kadarsah 70
14 kikimanila 90
15 Ludfi Andayani 90
16 Marlina 70
17 Marfuah N 70
18 M. Amin 65
19 M. Fahmi A 86
20 Nuryana 80
21 Nina Agustin 80
22 Noviani Primujiah 65
23 Nuranggraeni 80
24 Nurul Septiani 65
25 Fitriah 80
26 Puji Lestari 93
27 Rani Puspita Sari 80
28 Ratna NS 67
29 Rika Nurahmadi 83
30 Rizky Wulandari 90
31 Rulina Suciati 79
32 Sari Puji H 93
33 Selvi Noviani 87
34 Sri Nuryanti 79
35 Sudarto 83
36 Vilia Lestari.P 80
37 Yolanda F 90
38 Yuningsih 87
39 Yuyun Yuniar 65
40 Zelin Sutarni 90
41
42
43
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AP-1 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Aliyah 85
2 Anah 87
3 Asyifa 90
4 Ayu Letari 65
5 Ayu Warningsih 83
7 Danang Suseno 90
8 Dina Nuraini 66
9 Erviana 93
10 Esa Anugrah 92
11 Hesti Wulandari 90
12 Ika Nurliana 92
13 Ibnu Aziz 93
14 Intan Haryani 83
15 Isdah 92
16 Zainal Syarifuddin 66
17 Kartika Sari 93
18 Lastri 83
19 Lita Fadilah 65
20 Megawati 81
21 Meli Melisa 81
22 Mira Miharja 85
23 M. Ivan 65
24 Novi Andini 83
25 Nur Hidayah 81
26 Puji Astuti 92
27 Rahma Aji 92
28 Riana 92
29 Saraswati 82
30 Sinta Damayanti 65
31 Suhaldi 65
32 Suhermi 91
33 Susi Andriani 91
34 Tri Wulandari 93
35 Usman Afandi 91
36 Wiliyanti 83
37 Yulianti 91
NILAI AGAMA
Nilai KLS Xl AP-2 KKM :65
NO. NAMA NILAI AKHIR
ANGKA HURUF
1 Ade Fatmah 82
2 Anis Fitria 65
3 Anisa Regina 90
4 Ari Sundari 93
5 Arya Erlangga 65
7 Budi 84
8 Dian Melinda 65
9 Elisah 56
10 Embang 83
11 Emelia 65
12 Faisal Rijal 92
13 Fajar Yulianto 90
14 Fajar Dina 70
15 Gita Kartika 84
16 Hani Lustiani 67
17 Indriyanti 65
18 Ita Lestari 94
19 Iwan Alamsah 65
20 Lusiyanti 83
21 Nofa Afandi 65
22 Novianti Pertiwi 86
23 Nurhayati 77
24 Nurlelasari 68
25 Mahdalena 65
26 Meli Mulyati 65
27 Mulyana 70
28 Oktaviani 78
29 Pipit Supitri 65
30 Rena Anggraeni 65
31 Reza Rahmadani 84
32 Ria Anggaeni 65
33 Ririn Junika 93
34 Rian Hidayat 65
35 Siti Nurhasanah 84
36 Siti Suhaebah 91
37 Sugiharti 66
38 Supenti 87
39 Malmat Ismawati 65
40 Yuli Yulianti 81
41 Ernih 93
Rabu, 26 Mei 2010
Soal-soal ujian
Hari/Tgl: Mata Diklat : PAI
Guru Mata diklat: Apipudin, S.Th.I Kelas : Xl AP,AK
SOAL-SOAL UJIAN
SEMESTER GENAP
1. Dakwah secara etimologi adalah
a. Nasehat b. Mengajak c. Mendidik d. Membina
2. Sementara dakwah secara terminology adalah
a. Jihad di jalan Allah b. Mengajak ke jalan Allah
c. Mengajak d. Pembinaan Islam
3. Dakwah hukumnya wajib bagi;
a. Setiap orang b. Setiap Muslim
c. Setiap Da’I d. Juru dakwah
4. Dakwah jika dilihat dari bentuknya terbagi….
a. 2 b. 3
c. 4 d. 5
5. Di antara dakwah bil hal adalah
a. Melaksanakan Shalat di masjid b. Mengajak taklim
c. Mengajak untuk beribadah d. Bayak ceramah
6. Apa yang dimaksud dakwah bil kaul?
a. Mengajak beribadah b. Dakwah dengan perkataan
c. Menjadi contoh di Masyarakat c. Dakwah dengan perbuatan
7. Pada bulan rajab hamper disetiap desa atau kampong sering diadakan peringantan isra
mi’raj, yang di dalamnya ada nasehat-nasehat agama yang disampaikan oleh para dai.
Termasuk dakwa apa hal tersebut di atas?
a. Bil Kaul b. Bil Hal c. Bil Lughah d. Bil Istilah
8. Ada berapakah rukun kuthbah?
a. 2 b. 4 c. 8 d. 5
9. Apa yang dimaksud dengan khuthbah?
a. Nasehat b. Ceramah c. Pengarahan d. Mengajak
10. Di antara rukun kuthbah adalah kecuali
a. Baca salam b. Penghormatan c. Baca ayat al-Quran d. Wasiyat
11. Ada berapakah kuthbah dalam shalat jum’at?
a. Satu b. dua c. tiga d. empat
12. Orang yang berkhutbah disebut….
a. Khatib b. kuthbah c. Mubaligh d. Da’I
13. Pada hari jumat khuthbah dilaksanakan
a. Setelah salat juma’t b. Sebelum shalat jumat
c. Pada waktu yang bersamaan d. Semuaya salah
14. Khuthbah sebaiknya dilaksanakan dengan bahasa..
a. Arab b. Indonesia c. Sunda d. setempat
15. Seorang Khatib ketika berkhuthbah harus…kecuali
a. Suci pakaian b. Suci badan c. Suci badan dan pakaian d. Suci hati
16. Khuthbah dalam shalat juma’t hukumnya adalah
a. Wajib b. Sunah c. Wajib kifayah d. Sunah kifayah
17. Secara etimologi tabligh adalah
a. Meyampaikan b. Meyampaikan aturan Islam
c. Meyampaikan ayat-ayat Allah d. Meyampaikan hadits
18. Secara terminologi tabligh adalah..
a. Meyampaikan b. Meyampaikan aturan Islam
c. Meyampaikan ayat-ayat Allah d. Meyampaikan hadits
19. Orang yang meyampaikan ajaran-ajaran Islam disebut?
a. Mubaligh b. Da’I c. Khathib d. Muadzin
20. Tabligh adalah kewajiban setiap…
a. Muslim b. Manusia c. Orang pintar d. Kiai
21. Kemajuan Islam di masa moderen ditandai dengan…
a. Lahirnya organisasi Islam b. Lahirnya aliran akidah
c. Lahirnya aliran fiqih d. Lahirnya aliran tasawuf
22. Pada masa moderen organisasi Islam yang lahir di Bogor adalah
a. Sarekat dagang Islam (1909) b. Sarekat dagang Islam (1929)
c. Sarekat dagang Islam (1929) d. Sarekat dagang Islam (1939)
23. Muahammadiyah adalah salasatu…
a. Salasatu organisasi dalam Islam b. Aliran dalam Agama
c. Aliran fiqih d. Aliran akidah
24. Organisasi Islam yang lahir di Jogja pada tahun 1912 adalah
a. Muhammadiyah b. NU c. Persis d. LDII
25. Persatuan Muslim Indonesia (PERMI) pada tahun 1932 didirikan
a. Bogor b. Jakarta c. Bandung d. Padang
26. Dimanakah NU didirikan
a. Surabaya (1921) b. Surabaya (1926) c. Surabaya (1922) d. Surabaya (1931)
27. Ahli Sunah Wal-Jamaah adalah sala-satu aliran dalam Islam
a. Theologi b. Organisasi c. Fiqih d. hadits
28. Sikap pasrah terhadap keadaan, merupakan sikap yang dianut oleh paham..
a. Qadariyah b. Jabariyah c. Mutazilah Ahlusunah
29. gerakan pembaharu dalam Islam pada masa modern adalah
a. Al-Afghani b. Jalaluddin c. Al-kaukabari d. Al-Shadikin
30. Faham yang menyatakan “bahwa” orang yang tidak sepaham dengannya disebut
kafir. Adalah paham?
a. Mu’tazilah b. Khawarij c. Qadariyah d. Jabariyah
31. Imam Bukhari adalah sasatu ulama…
a. Hadits b. Fiqih c. Tasawuf d. Tafsir
32. Imam Hanafi, Maliki, Syafi’I dan Ahmad adalah termasuk ulama..
a. Hadits b. Fiqih c. Tafsir d. Tasawuf
33. Persatuan Islam (persis) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1920an di
a. Bandung b. Bogor c. Jakarta d. Banten
34. Persatuan Tarbiyah Islam didirikan di
a. Padang b. Bukit Tinggi c. Melayu d. batam
35. Persatuan Muslim Indonesia didirikan di
a. Lampung b. Padang Padang Panjang d. Jakarta
ESAY
Ada berapakah rukun Khuthbah? Sebutkan!
Dakwah adalah kewajiban setiap orang Islam. Adaberapakah tipe dakwah? Sebutkan!
Apa perbedaan NU dan Muhammaddiyah? Jelaskan!
Apa yang dimaksud dengan tabligh?
Apa yang dimaksud dengan DA’I?
Hari/Tgl: Mata Diklat : PAI
Guru Mata diklat: Apipudin, S.Th.I Kelas : X AP,AK
SOAL-SOAL UJIAN
SEMESTER GENAP
1. Mengeluarkan harta yang tidak ada batas minimal dan maksimalnya disebut;
a. Infaq b. Sodaqah
c. Wakaf d. Zakat
2. Infaq adalah mengeluarkan harta tanpa;
a. Batas minimal b. Batas maksimal
c. Wakaf d. Batas minimal dan maksimal
3. Yang termasuk sodaqah wajib adalah
a. Zakat b. Wakaf
c. Infaq d. Nishab
4. Sodaqah jika dilihat dari hukumnya terbagi kepada;
a. 2 wajib dan sunah b. 2 wajib dan jaiz
c. 3 wajib sunah dan makruh d. sunah dan mubah
5. Yang termasuk mencakup seluruh kebaikan, baik moril maupun materil adalah
a. Zakat b. Sodaqah
c. Infaq d. Infaq
6. Sodaqah sunah yang menitik beratkan pada harta adalah
a. Zakat b. Infaq
c. Wakaf d. Waris
7. Sodaqah yang ditentukan mustahiqnya adalah
a. Wakaf b. Zakat
c. Infaq d. Sodaqah sunah
8. Memasrahkan sebidang tanah kepada orang lain untuk kepentingan sosial disebut
a. Wakaf b. Sodaqah
c. Zakat d. Infaq
9. Harta yang diberikan kepada keluarganya sendiri disebut
a. Sodaqah b. Wakaf
c. Zakat d. Infaq
10. Sodaqah yang tidak disahkan jika diberikan kepada orang yang wajib
dinafkahinya disebut
a. Sodaqah wajib b. Zakat mal
c. Sodaqah sunah d. Infaq
11. Haji merupakan ibadah yang diwajibkan kepada setiap orang islam jika, kecuali
a. Mampu dan berakal b. Merdika
c. Punya kendaraan d. Tiba bulan haji
12. Berapa kali kewajiban berhaji dalam seumur hidup
a. Satu kali b. Dua kali
c. Tiga kali d. Empat
13. Yang dimaksud dengan haji secara etimologi adalah
a. bermaksud b. ke Tanah Suci
c. ke Madinah d. Menunaikan haji
14. Haji secara terminology adalah
a. Menunaikan ibadah haji b. Menunaikan umrah
c. Berwukuf d. Tawaf
15. Yang termasuk rukun haji, kecuali
a. Ihram dan wukuf b. Tawaf
c. Sa’I d. Tahalul
16. Yang termasuk syarat wajib haji kecuali
a. Islam b. Balig
c. Berakal d. Tahalul
17. Ketika orang melaksanakan haji pasti melaksanakan sa’I apa yang dimaksud
dengan sa’I tersebut
a. Mengelilingi ka’bah b. Potong rambut
c. Lari kecil d. Lari kecil antara shafa dan marwah
18. Yang termasuk rukun haji adalah
a. Ihram b. Balig
c. Merdika d. Berakal
19. Yang termasuk wajib haji adalah
a. Wukuf di Arafah b. Wukuf di Muzdalifah
c. Ihram dari miqat d. Ihram
20. Wukuf di Arafah termasuk sala-satu
a. Rukun haji b. Wajib haji
c. Syarat wajib hajib d. Ihram
21. Berapa lama rasul berdakwah di Mekah
a. 13 Th b. 12 Th
c. 14 Th d. 10 Th
22. Dakwah rasul selama di Madinah selama….
a. 12 Th b. 10 Th
c. 10 Th d. 11 Th
23. Strategi dakwah rasul di Mekah dilakukan secara
a. Tersembuyi b. Terang-terangan
b. Mengajak dengan tegas d. mengajak dengan lugas
24. Sejak usia berapa tahun Nabi Muhammad SAW Menjadi yatim piatu
a. 7 Th b. 8 Th
c. 5 Th c. 4 Th
25. Pada usia berapa tahun Nabi Muhammad menikah dengan Siti Khadijah
a. 20 Th b. 23 Th
c. 25 Th d. 27 Th
26. Kapan Nabi Muhammad mengalami masa-masa sedih
a. ketika di Madinah b. Ketika di Mekah
c. Setelah wafat istrinya d. Setelah wafat Khadijah
27. Di manakah rasul dikuburkan?
a. Mekah b. Madinah
c. Taif d. Jedah
28. Pada usia berapa tahun rasul wafat?
a. 60 Th b. 56 Th
c. 65 Th d. 63 Th
29. Kapan umat Islam diwajibkan shalat lima waktu
a. Setelah isra mi’raj b. Sejak dating Islam
c. Di Madinah d. Di Mekah
30. Kapan terjadi perang uhud?
a. Ketika rasul di Mekah b. Ketika rasul di Madinah
c. ketika di perjalanan c. Pada tahun huzni
31. Pihak manakah yang memenangkan perang uhud?
a. Kafir b. Muslim
c. munafik d. Musrikin
32. Apa yang dimaksud perang hizbu?
a. Perang partai b. Perang suku
c. Perang musyrikin d. Perang Munafiq
33. Pihak manakah yang memenangkan perang badar?
a. Muslimin b. Munafikin
c. Musyrikin d. Qurai
34. Kapan puasa di wajibkan kepada umat islam?
a. Setelah hijrah b. Setelah turun quran
c. Setelah 2 tahun hijrah d. Ketika Islam dating
35. Apa yang dimaksud Islam?
a. Melaksanakan shalat b. Tunduk dan patuh
c. Tunduk dan patuh kepada Allah d. Menjalankan yang baik
ESAY
Jawablah pertayaan di bawah ini dan tulis dengan huruf dan bahasa arab!
Ada berapa syarat wajib haji?
Sebutkan Rukun haji!
Berapakah wajib haji?
Sebutkan sunah-sunah haji
Tuliskan surat al-Fatihah ayat ke 3.
Guru Mata diklat: Apipudin, S.Th.I Kelas : Xl AP,AK
SOAL-SOAL UJIAN
SEMESTER GENAP
1. Dakwah secara etimologi adalah
a. Nasehat b. Mengajak c. Mendidik d. Membina
2. Sementara dakwah secara terminology adalah
a. Jihad di jalan Allah b. Mengajak ke jalan Allah
c. Mengajak d. Pembinaan Islam
3. Dakwah hukumnya wajib bagi;
a. Setiap orang b. Setiap Muslim
c. Setiap Da’I d. Juru dakwah
4. Dakwah jika dilihat dari bentuknya terbagi….
a. 2 b. 3
c. 4 d. 5
5. Di antara dakwah bil hal adalah
a. Melaksanakan Shalat di masjid b. Mengajak taklim
c. Mengajak untuk beribadah d. Bayak ceramah
6. Apa yang dimaksud dakwah bil kaul?
a. Mengajak beribadah b. Dakwah dengan perkataan
c. Menjadi contoh di Masyarakat c. Dakwah dengan perbuatan
7. Pada bulan rajab hamper disetiap desa atau kampong sering diadakan peringantan isra
mi’raj, yang di dalamnya ada nasehat-nasehat agama yang disampaikan oleh para dai.
Termasuk dakwa apa hal tersebut di atas?
a. Bil Kaul b. Bil Hal c. Bil Lughah d. Bil Istilah
8. Ada berapakah rukun kuthbah?
a. 2 b. 4 c. 8 d. 5
9. Apa yang dimaksud dengan khuthbah?
a. Nasehat b. Ceramah c. Pengarahan d. Mengajak
10. Di antara rukun kuthbah adalah kecuali
a. Baca salam b. Penghormatan c. Baca ayat al-Quran d. Wasiyat
11. Ada berapakah kuthbah dalam shalat jum’at?
a. Satu b. dua c. tiga d. empat
12. Orang yang berkhutbah disebut….
a. Khatib b. kuthbah c. Mubaligh d. Da’I
13. Pada hari jumat khuthbah dilaksanakan
a. Setelah salat juma’t b. Sebelum shalat jumat
c. Pada waktu yang bersamaan d. Semuaya salah
14. Khuthbah sebaiknya dilaksanakan dengan bahasa..
a. Arab b. Indonesia c. Sunda d. setempat
15. Seorang Khatib ketika berkhuthbah harus…kecuali
a. Suci pakaian b. Suci badan c. Suci badan dan pakaian d. Suci hati
16. Khuthbah dalam shalat juma’t hukumnya adalah
a. Wajib b. Sunah c. Wajib kifayah d. Sunah kifayah
17. Secara etimologi tabligh adalah
a. Meyampaikan b. Meyampaikan aturan Islam
c. Meyampaikan ayat-ayat Allah d. Meyampaikan hadits
18. Secara terminologi tabligh adalah..
a. Meyampaikan b. Meyampaikan aturan Islam
c. Meyampaikan ayat-ayat Allah d. Meyampaikan hadits
19. Orang yang meyampaikan ajaran-ajaran Islam disebut?
a. Mubaligh b. Da’I c. Khathib d. Muadzin
20. Tabligh adalah kewajiban setiap…
a. Muslim b. Manusia c. Orang pintar d. Kiai
21. Kemajuan Islam di masa moderen ditandai dengan…
a. Lahirnya organisasi Islam b. Lahirnya aliran akidah
c. Lahirnya aliran fiqih d. Lahirnya aliran tasawuf
22. Pada masa moderen organisasi Islam yang lahir di Bogor adalah
a. Sarekat dagang Islam (1909) b. Sarekat dagang Islam (1929)
c. Sarekat dagang Islam (1929) d. Sarekat dagang Islam (1939)
23. Muahammadiyah adalah salasatu…
a. Salasatu organisasi dalam Islam b. Aliran dalam Agama
c. Aliran fiqih d. Aliran akidah
24. Organisasi Islam yang lahir di Jogja pada tahun 1912 adalah
a. Muhammadiyah b. NU c. Persis d. LDII
25. Persatuan Muslim Indonesia (PERMI) pada tahun 1932 didirikan
a. Bogor b. Jakarta c. Bandung d. Padang
26. Dimanakah NU didirikan
a. Surabaya (1921) b. Surabaya (1926) c. Surabaya (1922) d. Surabaya (1931)
27. Ahli Sunah Wal-Jamaah adalah sala-satu aliran dalam Islam
a. Theologi b. Organisasi c. Fiqih d. hadits
28. Sikap pasrah terhadap keadaan, merupakan sikap yang dianut oleh paham..
a. Qadariyah b. Jabariyah c. Mutazilah Ahlusunah
29. gerakan pembaharu dalam Islam pada masa modern adalah
a. Al-Afghani b. Jalaluddin c. Al-kaukabari d. Al-Shadikin
30. Faham yang menyatakan “bahwa” orang yang tidak sepaham dengannya disebut
kafir. Adalah paham?
a. Mu’tazilah b. Khawarij c. Qadariyah d. Jabariyah
31. Imam Bukhari adalah sasatu ulama…
a. Hadits b. Fiqih c. Tasawuf d. Tafsir
32. Imam Hanafi, Maliki, Syafi’I dan Ahmad adalah termasuk ulama..
a. Hadits b. Fiqih c. Tafsir d. Tasawuf
33. Persatuan Islam (persis) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1920an di
a. Bandung b. Bogor c. Jakarta d. Banten
34. Persatuan Tarbiyah Islam didirikan di
a. Padang b. Bukit Tinggi c. Melayu d. batam
35. Persatuan Muslim Indonesia didirikan di
a. Lampung b. Padang Padang Panjang d. Jakarta
ESAY
Ada berapakah rukun Khuthbah? Sebutkan!
Dakwah adalah kewajiban setiap orang Islam. Adaberapakah tipe dakwah? Sebutkan!
Apa perbedaan NU dan Muhammaddiyah? Jelaskan!
Apa yang dimaksud dengan tabligh?
Apa yang dimaksud dengan DA’I?
Hari/Tgl: Mata Diklat : PAI
Guru Mata diklat: Apipudin, S.Th.I Kelas : X AP,AK
SOAL-SOAL UJIAN
SEMESTER GENAP
1. Mengeluarkan harta yang tidak ada batas minimal dan maksimalnya disebut;
a. Infaq b. Sodaqah
c. Wakaf d. Zakat
2. Infaq adalah mengeluarkan harta tanpa;
a. Batas minimal b. Batas maksimal
c. Wakaf d. Batas minimal dan maksimal
3. Yang termasuk sodaqah wajib adalah
a. Zakat b. Wakaf
c. Infaq d. Nishab
4. Sodaqah jika dilihat dari hukumnya terbagi kepada;
a. 2 wajib dan sunah b. 2 wajib dan jaiz
c. 3 wajib sunah dan makruh d. sunah dan mubah
5. Yang termasuk mencakup seluruh kebaikan, baik moril maupun materil adalah
a. Zakat b. Sodaqah
c. Infaq d. Infaq
6. Sodaqah sunah yang menitik beratkan pada harta adalah
a. Zakat b. Infaq
c. Wakaf d. Waris
7. Sodaqah yang ditentukan mustahiqnya adalah
a. Wakaf b. Zakat
c. Infaq d. Sodaqah sunah
8. Memasrahkan sebidang tanah kepada orang lain untuk kepentingan sosial disebut
a. Wakaf b. Sodaqah
c. Zakat d. Infaq
9. Harta yang diberikan kepada keluarganya sendiri disebut
a. Sodaqah b. Wakaf
c. Zakat d. Infaq
10. Sodaqah yang tidak disahkan jika diberikan kepada orang yang wajib
dinafkahinya disebut
a. Sodaqah wajib b. Zakat mal
c. Sodaqah sunah d. Infaq
11. Haji merupakan ibadah yang diwajibkan kepada setiap orang islam jika, kecuali
a. Mampu dan berakal b. Merdika
c. Punya kendaraan d. Tiba bulan haji
12. Berapa kali kewajiban berhaji dalam seumur hidup
a. Satu kali b. Dua kali
c. Tiga kali d. Empat
13. Yang dimaksud dengan haji secara etimologi adalah
a. bermaksud b. ke Tanah Suci
c. ke Madinah d. Menunaikan haji
14. Haji secara terminology adalah
a. Menunaikan ibadah haji b. Menunaikan umrah
c. Berwukuf d. Tawaf
15. Yang termasuk rukun haji, kecuali
a. Ihram dan wukuf b. Tawaf
c. Sa’I d. Tahalul
16. Yang termasuk syarat wajib haji kecuali
a. Islam b. Balig
c. Berakal d. Tahalul
17. Ketika orang melaksanakan haji pasti melaksanakan sa’I apa yang dimaksud
dengan sa’I tersebut
a. Mengelilingi ka’bah b. Potong rambut
c. Lari kecil d. Lari kecil antara shafa dan marwah
18. Yang termasuk rukun haji adalah
a. Ihram b. Balig
c. Merdika d. Berakal
19. Yang termasuk wajib haji adalah
a. Wukuf di Arafah b. Wukuf di Muzdalifah
c. Ihram dari miqat d. Ihram
20. Wukuf di Arafah termasuk sala-satu
a. Rukun haji b. Wajib haji
c. Syarat wajib hajib d. Ihram
21. Berapa lama rasul berdakwah di Mekah
a. 13 Th b. 12 Th
c. 14 Th d. 10 Th
22. Dakwah rasul selama di Madinah selama….
a. 12 Th b. 10 Th
c. 10 Th d. 11 Th
23. Strategi dakwah rasul di Mekah dilakukan secara
a. Tersembuyi b. Terang-terangan
b. Mengajak dengan tegas d. mengajak dengan lugas
24. Sejak usia berapa tahun Nabi Muhammad SAW Menjadi yatim piatu
a. 7 Th b. 8 Th
c. 5 Th c. 4 Th
25. Pada usia berapa tahun Nabi Muhammad menikah dengan Siti Khadijah
a. 20 Th b. 23 Th
c. 25 Th d. 27 Th
26. Kapan Nabi Muhammad mengalami masa-masa sedih
a. ketika di Madinah b. Ketika di Mekah
c. Setelah wafat istrinya d. Setelah wafat Khadijah
27. Di manakah rasul dikuburkan?
a. Mekah b. Madinah
c. Taif d. Jedah
28. Pada usia berapa tahun rasul wafat?
a. 60 Th b. 56 Th
c. 65 Th d. 63 Th
29. Kapan umat Islam diwajibkan shalat lima waktu
a. Setelah isra mi’raj b. Sejak dating Islam
c. Di Madinah d. Di Mekah
30. Kapan terjadi perang uhud?
a. Ketika rasul di Mekah b. Ketika rasul di Madinah
c. ketika di perjalanan c. Pada tahun huzni
31. Pihak manakah yang memenangkan perang uhud?
a. Kafir b. Muslim
c. munafik d. Musrikin
32. Apa yang dimaksud perang hizbu?
a. Perang partai b. Perang suku
c. Perang musyrikin d. Perang Munafiq
33. Pihak manakah yang memenangkan perang badar?
a. Muslimin b. Munafikin
c. Musyrikin d. Qurai
34. Kapan puasa di wajibkan kepada umat islam?
a. Setelah hijrah b. Setelah turun quran
c. Setelah 2 tahun hijrah d. Ketika Islam dating
35. Apa yang dimaksud Islam?
a. Melaksanakan shalat b. Tunduk dan patuh
c. Tunduk dan patuh kepada Allah d. Menjalankan yang baik
ESAY
Jawablah pertayaan di bawah ini dan tulis dengan huruf dan bahasa arab!
Ada berapa syarat wajib haji?
Sebutkan Rukun haji!
Berapakah wajib haji?
Sebutkan sunah-sunah haji
Tuliskan surat al-Fatihah ayat ke 3.
Sabtu, 31 Oktober 2009
objek filsafat
Ditinjau dari segi obyektifnya, filsafat meliputi hal-hal yang ada atau dianggap dan diyakini ada, seperti manusia, dunia, tuhan dan lain-lain.1.Ruang Lingkup Obyek Filsafata.Obyek materialYaitu mengenai sesuatu yang ada dan yang mungkin ada.b.Obyek FormaYaitu untuk mengerti segala sesuatu yang ada sedalam-dalamnya, hakikatnya dan metafisir.2.Cabang / Bidang Filsafata.OntologiIalah bidang / cabang filsafat yang menyelidiki hakikat dan realita yang adab.EpistemologiIalah suatu cabang filsafat yang membahas sumber, batas, proses hakekat dan validitas pengetahuan.Epistemologi meliputi berbagai sarana dan tata cara penggunaan.c.AksiologiIalah cabang filsafat yang menyelidiki nilai.Aksiologi meliputi nilai normatif.Posted January 28th, 2009 by afriando wirahadi
Filsafat Ilmu
A. Pengertian filsafat ilmuB. Objek filsafat ilmu1. Objek Material Filsafat IlmuObjek material adalah objek yang di jadikan sasaran menyelidiki oleh suatu ilmu, atau objek yang yang di pelajari oleh ilmu itu. Objek material filsafat illmu adalah pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan yang telah di susun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya secara umum.2. Objek Formal Filsafat IlmuObjek formal adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat (esensi) ilmu pengetahuan artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah dan apa fingsi ilmu itu bagi manusia. Problem inilah yang di bicarakan dalam landasan pengembangan ilmu pengetahuan yakni landasan ontologis, epistemologis dan aksiologis.
C. Manfaat belajar filsafat ilmu1. Sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah, sehingga menjadi kritis terhadap kegiatan ilmiah.2. Merupakan usaha merepleksi, menguji, mengkritik asumsi dan metode keilmuan.3. Memberikan pendasaran logis terhadap metode keilmuan.
Ruang Lingkup Filsafat IlmuBidang garapan Filsafat Ilmu terutama diarahkan pada komponen?komponen yang menjadi tiang penyangga bagi eksistensi ilmu, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi.Ontologi ilmu meliputi apa hakikat ilmu itu, apa hakikat kebenaran dan kenyataan yang inheren dengan pengetahuan ilmiah, yang tidak terlepas dari persepsi filsafat tentang apa dan bagaimana (yang) “Ada” itu (being Sein, het zijn). Paham monisme yang terpecah menjadi idealisme atau spiritualisme, Paham dualisme, pluralisme dengan berbagai nuansanya, merupakan paham ontologik yang pada akhimya menentukan pendapat bahkan keyakinan kita masing?masing mengenai apa dan bagaimana (yang) ada sebagaimana manifestasi kebenaran yang kita cari.Epistemologi ilmu meliputi sumber, sarana, dan tatacara mengunakan sarana tersebut untuk mencapai pengetahuan (ilmiah). Perbedaan mengenal pilihan landasan ontologik akan dengan sendirinya mengakibatkan perbedaan dalam menentukan sarana yang akan kita pilih. Akal (Verstand), akal budi (Vernunft) pengalaman, atau komunikasi antara akal dan pengalaman, intuisi, merupakan sarana yang dimaksud dalam epistemologik, sehingga dikenal adanya model?model epistemologik seperti: rasionalisme, empirisme, kritisisme atau rasionalisme kritis, positivisme, fenomenologi dengan berbagai variasinya. Ditunjukkan pula bagaimana kelebihan dan kelemahan sesuatu model epistemologik beserta tolok ukurnya bagi pengetahuan (ilmiah) itu seped teori koherensi, korespondesi, pragmatis, dan teori intersubjektif.Akslologi llmumeliputi nilal?nilal (values) yang bersifat normatif dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan sebagaimana kita jumpai dalam kehidupan kita yang menjelajahi berbagai kawasan, seperti kawasan sosial, kawasansimbolik atau pun fisik?material. Lebih dari itu nilai?nilai juga ditunjukkan oleh aksiologi ini sebagai suatu conditio sine qua non yang wajib dipatuhi dalam kegiatan kita, baik dalam melakukan penelitian maupun di dalam menerapkan ilmu.Dalam perkembangannya Filsafat llmu juga mengarahkan pandangannya pada Strategi Pengembangan ilmu, yang menyangkut etik dan heuristik. Bahkan sampal pada dimensi kebudayaan untuk menangkap tidak saja kegunaan atau kemanfaatan ilmu, tetapi juga arti maknanya bagi kehidupan
Filsafat Ilmu
A. Pengertian filsafat ilmuB. Objek filsafat ilmu1. Objek Material Filsafat IlmuObjek material adalah objek yang di jadikan sasaran menyelidiki oleh suatu ilmu, atau objek yang yang di pelajari oleh ilmu itu. Objek material filsafat illmu adalah pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan yang telah di susun secara sistematis dengan metode ilmiah tertentu, sehingga dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya secara umum.2. Objek Formal Filsafat IlmuObjek formal adalah sudut pandang dari mana sang subjek menelaah objek materialnya. Objek formal filsafat ilmu adalah hakikat (esensi) ilmu pengetahuan artinya filsafat ilmu lebih menaruh perhatian terhadap problem mendasar ilmu pengetahuan, seperti apa hakikat ilmu pengetahuan, bagaimana cara memperoleh kebenaran ilmiah dan apa fingsi ilmu itu bagi manusia. Problem inilah yang di bicarakan dalam landasan pengembangan ilmu pengetahuan yakni landasan ontologis, epistemologis dan aksiologis.
C. Manfaat belajar filsafat ilmu1. Sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah, sehingga menjadi kritis terhadap kegiatan ilmiah.2. Merupakan usaha merepleksi, menguji, mengkritik asumsi dan metode keilmuan.3. Memberikan pendasaran logis terhadap metode keilmuan.
Ruang Lingkup Filsafat IlmuBidang garapan Filsafat Ilmu terutama diarahkan pada komponen?komponen yang menjadi tiang penyangga bagi eksistensi ilmu, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi.Ontologi ilmu meliputi apa hakikat ilmu itu, apa hakikat kebenaran dan kenyataan yang inheren dengan pengetahuan ilmiah, yang tidak terlepas dari persepsi filsafat tentang apa dan bagaimana (yang) “Ada” itu (being Sein, het zijn). Paham monisme yang terpecah menjadi idealisme atau spiritualisme, Paham dualisme, pluralisme dengan berbagai nuansanya, merupakan paham ontologik yang pada akhimya menentukan pendapat bahkan keyakinan kita masing?masing mengenai apa dan bagaimana (yang) ada sebagaimana manifestasi kebenaran yang kita cari.Epistemologi ilmu meliputi sumber, sarana, dan tatacara mengunakan sarana tersebut untuk mencapai pengetahuan (ilmiah). Perbedaan mengenal pilihan landasan ontologik akan dengan sendirinya mengakibatkan perbedaan dalam menentukan sarana yang akan kita pilih. Akal (Verstand), akal budi (Vernunft) pengalaman, atau komunikasi antara akal dan pengalaman, intuisi, merupakan sarana yang dimaksud dalam epistemologik, sehingga dikenal adanya model?model epistemologik seperti: rasionalisme, empirisme, kritisisme atau rasionalisme kritis, positivisme, fenomenologi dengan berbagai variasinya. Ditunjukkan pula bagaimana kelebihan dan kelemahan sesuatu model epistemologik beserta tolok ukurnya bagi pengetahuan (ilmiah) itu seped teori koherensi, korespondesi, pragmatis, dan teori intersubjektif.Akslologi llmumeliputi nilal?nilal (values) yang bersifat normatif dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan sebagaimana kita jumpai dalam kehidupan kita yang menjelajahi berbagai kawasan, seperti kawasan sosial, kawasansimbolik atau pun fisik?material. Lebih dari itu nilai?nilai juga ditunjukkan oleh aksiologi ini sebagai suatu conditio sine qua non yang wajib dipatuhi dalam kegiatan kita, baik dalam melakukan penelitian maupun di dalam menerapkan ilmu.Dalam perkembangannya Filsafat llmu juga mengarahkan pandangannya pada Strategi Pengembangan ilmu, yang menyangkut etik dan heuristik. Bahkan sampal pada dimensi kebudayaan untuk menangkap tidak saja kegunaan atau kemanfaatan ilmu, tetapi juga arti maknanya bagi kehidupan
Langganan:
Postingan (Atom)